Kenapa Kita Selalu 'Kesulitan Istirahat' di Zaman Sekarng? khususnya GenZ nih!!
Kemarin malam aku coba tidur jam 10 tapi sampai jam 12 masih terbaring di kasur, scrolling TikTok, buka Instagram, cek chat grup kantor, dan berpikir: "Kenapa sih susah banget buat 'benar-benar' istirahat sekarang?"
Kalau kamu juga pernah merasakan hal yang sama (tidak bisa tidur karena kepala penuh pikiran, atau merasa lelah meskipun sudah "tidur 8 jam"), ini alasan-alasan kenapa kita kesulitan istirahat di zaman sekarang, dan cara mengatasinya (yang bisa kamu coba hari ini)
1. Kita Selalu "Online" Tanpa Waktu Istirahat dari Layar HP
Ini yang paling sering terjadi:
- Sebelum tidur, kita buka hp untuk "cuma scroll sebentar" tapi malah sampai 1-2 jam nanti (karena TikTok/Instagram terus kasih konten yang menarik)
- Cahaya biru dari layar hp ganggu ritme tidur tubuh kita: tubuh merasa "masih siang", jadi sulit untuk rileks
- Bahkan ketika tidur, kita masih khawatir ketinggalan chat grup, notifikasi kerja, atau postingan temen
Cara mengatasinya:
Buat "Waktu Off HP" 30 menit sebelum tidur:
- Matikan notifikasi semua aplikasi (kecuali telepon darurat)
- Letakkan hp di luar kamar tidur (jangan di samping kasur!)
- Ganti scrolling hp dengan hal yang tenang: baca buku cetak, minum teh hangat, atau duduk diam sambil mendengar suara alam
2. Kita Terlalu Banyak "Menyimpan" Pikiran (Tanpa Melepaskan)
Di zaman sekarang, kita punya banyak hal yang harus dipikirkan:
- Tugas kantor/sekklah yang belum selesai
- Masalah keluarga atau temen
- Bahkan "khawatir tentang masa depan" yang belum terjadi
Semua pikiran ini terdampar di kepala kita bahkan ketika kita ingin tidur. Akibatnya, tubuh merasa lelah, tapi otak masih "berjalan" terus.
Cara mengatasinya:
Buat "Catatan Pikiran" sebelum tidur:
- Ambil kertas kecil (atau aplikasi catatan sederhana di hp tapi gunakan sebelum waktu off hp), tulis semua pikiran yang ada di kepala (misal: "Besok harus kirim tugas sekolah".
- Setelah menulis, katakan ke dirimu: "Semua ini bisa aku selesaikan besok sekarang waktunya istirahat"
- Ini bikin otakmu merasa "tidak perlu menyimpan" pikiran lagi, jadi lebih mudah rileks
3. Kita Lupa "Berhenti" dari "Kecepatan" Zaman Sekarang
Zaman sekarang, kita terbiasa dengan kecepatan:
- Pesan harus dibalas cepat
- Tugas harus selesai secepat mungkin
- Kita merasa "tidak produktif" jika tidak melakukan apa-apa
Jadi ketika kita mencoba istirahat, kita malah merasa bersalah: "Kenapa aku tidak kerja? Atau belajar?" padahal istirahat itu bukan hal yang "boros waktu".
Cara mengatasinya:
Buat "Waktu Istirahat yang Diizinkan":
- Jangan anggap istirahat sebagai "hal yang buruk" anggap sebagai bagian dari produktivitas (tubuhmu butuh istirahat untuk bekerja lebih baik besok)
- Coba lakukan hal yang tidak membutuhkan pikiran selama istirahat: menanam tanaman kecil, menggosok piring (tanpa pikir banyak), atau duduk di teras sambil melihat langit
- Katakan ke dirimu: "Sekarang waktunya untukku tidak perlu melakukan apa-apa"
Istirahat di zaman sekarang tidak perlu rumit yang penting adalah berhenti memaksa diri untuk "selalu aktif", dan memberi waktu untuk tubuhmu rileks
Komentar
Posting Komentar